Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mensyaratkan pelunasan biaya haji sebelum persyaratan yang lainnya, pelaksanaan ibadah haji mulai tahun 2024 justru mensyaratkan istitha’ah Kesehatan sebagai syarat pertama untuk melaksanakan ibadah haji. Hal ini di picu karena banyaknya kasus kematian jemaah haji yang disebabkan oleh kondisi Kesehatan jemaah yang memburuk saat berada di tanah suci. Sebagian besar jemaah haji yang wafat ternyata memiliki riwayat penyakit degenerative seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, stroke dan lainnya.
Faktor kelelahan, cuaca panas yang ektrim, kerumunan jamaah yang penuh sesak (Crowdid), antrian panjang dan lama menuju toilet umum, dan berbagai masalah lainnya yang di hadapi jemaah haji saat di tanah suci, kesemuanya itu dapat memicu stress, yang berpotensi memperparah kondisi Kesehatan para jamaah haji yang menderita penyakit degeneratif. Terutama jamaah haji yang memiliki riwayat penyakit degeneratif yang berusia lanjut. Oleh karena itu factor Kesehatan jemaah haji menjadi faktor penting untuk bisa melaksanakan ibadah haji secara paripurna.
Jamaah yang ingin melaksanakan ibadah haji wajib memiliki kondisi Kesehatan fisik dan mental yang kuat. Mereka harus menjaga kondisinya agar selalu tetap bugar dengan menjaga pola makan yang sehat, aktivitas fisik yang baik (misal: rutin berolah raga), fikiran yang selalu positif dan berusaha untuk sembuh dari penyakit degenerative seperti hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung dan penyakit lainnya. Tidak lupa, para jemaah juga dianjurkan secara rutin untuk selalu memeriksa kesehatannya, jauh hari sebelum hari keberangkatan ke tanah suci. Apabila ada jamaah haji yang memiliki masalah Kesehatan terutama yang memiliki Riwayat penyakit degenerative bisa juga berkonsultasi dengan tim Bimbingan Haji Istitha'ah Karnus yang telah berpengalaman menangani pasien penyakit degenerative seperti diabetes, hipertensi dan lainnya hingga Kembali sehat. Di dalam bimbingan tersebut akan dijelaskan berbagai akar permasalahan penyebab terjadinya berbagai penyakit, bagaimana cara pengobatan, nutrisi apa yang harus di konsumsi, solusi penyembuhan, berbgai bukti keberhasilan Karnus dalam menyembuhkan pasien dan topik lainnya yang berkaitan dengan masalah penyembuhan penyakit degeneratif.
Data yang diperoleh dari Databoks menunjukan bahwa angka kematian jamaah haji yang meninggal dunia dari tahun ke tahun cukup tinggi, terutama pada tahun 2023. Jumlah jamaah haji yang meninggal pada tahun 2023 adalah sebanyak 773 jamaah. Factor dominan penyebab kematiannya adalah Riwayat penyakit degenerative dan usia yang sudah lanjut. Angka kematian jamaah haji yang tinggi tersebut sudah menjadi masalah yang sangat serius dan harus segera dicarikan solusinya.

Pemerintah berupaya keras untuk menekan angka kematian jamaah haji melalui kebijakan wajib syarat Istitha’ah Kesehatan bagi para jemaah yang ingin melaksanakan ibadah haji. Pemerintah Indonesia dalam hal ini, kemeterian agama akan memperketat aturan Istithaah Kesehatan bagi para jamaah calon Haji.
Peraturan istithaah haji sebenarnya sudah tertuang dalam peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016, yang menyatakan bahwa seluruh jemaah haji wajib melakukan pemeriksaan dan pembinaan kesehatan agar tercapai kondisi istithaah kesehatan haji. namun pelaksanaannya masih belum ketat, namun mulai tahun 2024 pemerintah akan memperketat dengan mewajibkan persyaratan Istithaah kesehatan haji.
Memang sudah menjadi suatu keharusan yang tidak bisa di tawar lagi, jamaah haji dituntut WAJIB memiliki Kesehatan fisik dan mental yang kuat, bebas dari seagala penyakit terutama penyakit degenerative.
Lalu bagaimana kalau calon jemaah haji tersebut sudah terlanjur mengidap penyakit degenerative seperti diabetes, stroke, hipertensi, penyakit jantung, gagal ginjal dan lainnya? Apakah masih ada kesempatan untuk bisa disembuhkan? Silahkan mengikuti Bimbingan Sehat Bebas Penyakit Diabetes dan Penyakit generatif lainnya dari tim Haji Istitha'ah Karnus melalui link ini yang akan membahas berbagai akar permasalahan penyebab terjadinya berbagai penyakit, bagaimana cara pengobatan, nutrisi apa yang harus di konsumsi, apa solusi penyembuhannya, kemudian akan dipaparkan juga berbagai bukti keberhasilan Karnus dalam menyembuhkan pasien penyakit degeneratif serta berbagai topik lainnya yang berkaitan dengan masalah penyembuhan penyakit degeneratif.
Referensi:
[1] https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/08/08/773-jemaah-haji-indonesia-meninggal-di-arab-saudi-pada-2023-terbanyak-sejak-2015
[2] https://puskeshaji.kemkes.go.id/upload/peraturan/files/Juknis_Permenkes_no_15_tahun_2016.pdf



